fbpx
Harus Paham

4 Perlombaan Agustusan Yang Menyimpan Sejarah Kelam Indonesia

Bagikan Artikel Ini
  • 16
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    16
    Shares

Salam satu bangsa …

Semarak kemerdekaan atau biasa kita kenal dengan 17an ( tujuh belasan ) selalu menjadi daya tarik sendiri khususnya bagi kita sebagai warga negara Indonesia. Bagaimana tidak ? karena pada tanggal tersebut yakni tepatnya 17 agustus 1945 merupakan hari kemerdekaan Indonesia yang berhasil lepas dari para penjajah Jepang.

Berbagai macam cara pun selalu kita lakukan dari tiap tahun mulai dari upacara, hingga membuat beberapa perlombaan, seperti panjat pinang, tarik tambang, makan kerupuk, dan lain sebagainya.

Tahukah anda sejarah ataupun arti dari beberapa perlombaan tersebut ?

Berikut ini tim kami telah menghimpun mengenai 4  Perlombaan Agustusan yang menyimpan sejarah kelam bagi negara Indonesia, diantaranya :

1.Panjat Pinang

Panjat Pinang Kita Paham
Kitapaham.com Panjat Pinang selalu menjadi perlombaan yang di nantikan banyak orang

Siapa sih yang tak kenal bahkan tak tahu dengan perlombaan ini ? panjat pinang merupakan perlombaan wajib pada acara 17an. Ya bagaimana tidak? Jika tidak ada perlombaan yang satu ini maka moment 17an terasa ada yang kurang tapi tahukah anda sejarahnya ?

Jadi begini, penamaan panjat pinang sendiri diambil dari bahasa Belanda yakni ‘De Klimmast yang artinya panjang tiang. Perlombaan ini dulunya berasal dari Belanda yang dibawa ke tanah air Indonesia. Namun tidak ada satupun orang Belanda yang berpartisipasi dalam perlombaan ini karena menurut mereka hal itu sangat menjijikan.

Dimana memang dalam perlombaannya sendiri yaitu orang yang menopang paling bawah harus rela diinjak-injak hingga orang yang diatasnya mencapai puncak pinangnya. Kata ‘diinjak’ inilah yang menjadikan Belanda berinisiatif mengadakan perlombaan ini untuk menertawakan bangsa Indonesia.

Karenanya dahulu bangsa kita susah mendapatkan makanan, sehingga bangsa kita dahulu rela bahkan senang mendaftarkan diri dalam perlombaain ini hanya untuk mendapatkan sedikit beras.

2.Lomba Tarik Tambang

Tarik Tambang Kita Paham
Kitapaham.com tarik tambang merupakan permainan yang cukup digemari pula

Perlombaan yang satu ini juga kalo kita ikuti akan terasa asyik karena jua dilakukan beramai-ramai, namun dibalik itu semua juga menyimpan sejarah yang menyedihkan, bagaimana tidak ?

Sejarahnya zaman dahulu bangsa Indonesia atau yang biasa disebut pribumi oleh Belanda dipaksa kerja paksa dan kerja berat salah satunya yakni menggunakan tali tambang ketika mereka bekerja entah itu untuk menarik pasir ataupun benda-benda berat lainnya seperti batu.

Karena kurangnya hiburan pada saat itu, maka para pekerja yang sedang menarik tali tambang dijadikan sebuah guyonan sehingga setelah merdeka kegiatan tersebut diadikan salah satu perlombaan.

3.Lomba Makan Kerupuk

begitu antusias dalam lomba makan kerupuk

Salah satu lomba favorit pada moment 17an ialah lomba yang satu ini yakni Lomba makan kerupuk dimana kerupuk digantung diatas sejajar dengan mulut lalu peserta lomba berusaha menghabiskan kerupuknya dimana yang tercepat menghabiskan ialah pemenangnya.

Tahukah anda ternyata dibalik semua menyimpan kisah yang amat tragis dan memilukan.

Zaman duhulu ketika bangsa kita masih di jajah, nenek moyang kita sangat susah mendapatkan pangan bahkan jika dikatakan beruntung pada saat itu ialah mereka yang dapat memakan hanya nasi dan kerupuk saja bayangkan betapa susahnya pada saat itu.

Hingga akhirnya mencapai kemerdekaan, untuk mengenang masa-masa susah itu masyarakat berinisiatif untuk mengadakan lomba ini bahkan lomba ini tidak hanya diadakan setiap moment 17an saja, bahkan di moment-moment yang lain pun lomba makan kerupuk ini sering diadakan.

4.Lomba Balap Karung

Lomba balap karung
Tersimpan kisah yang menyedihkan dibalik lomba balap karung ini

Apakah anda pernah mengikuti lomba yang satu ini ? anda mungkin juga sudah pernah mengikuti lomba yang satu ini dimana anda diharuskan untuk masuk kedalam karung lalu anda melompat-lompat nya untuk mencapai garis finish. Cukup seru memang lomba yang satu ini.

Namun dibalik keseruanya, perlombaan ini juga sedikit menyimpan sejarah dimana pada saat masa penjajahan Jepang, nenek moyang kita dipakssa untuk bekerja kepada mereka dan hanya memakai karung goni sebagai pakaian kerja kesehariannya.

Wah sangat beruntung kita hidup dizaman sekarang ya bisa memakai jas, dasi dan sepatu pantopel yang bagus. Tapi masih saja banyak yang kurang bersyukur dengan keadaan sekarang.

 

Tulisan ini dirangkum dari ragamseni[dot]com


Bagikan Artikel Ini
  • 16
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    16
    Shares
Tags

Related Articles

Close
Close